Film Horor Thailand Menyeramkan Tahun 2008 Phobia (4Bia)

Film Horor Thailand Menyeramkan Tahun 2008 Phobia (4Bia)

Film Horor Thailand Menyeramkan Tahun 2008 Phobia (4Bia) – Phobia merupakan film horor asal negara Thailand yang di rilis pada tahun 2008. Flm ini cukup di perbincangkan para pecinta film horor, pasalanya film ini merupakan film hasil dari karya 4 sutradara sekaligus. Dalam film ini memiliki 4 cerita sekaligus, maka dari itu judul film horor thailand ini di beri judul “4Bia”

Baca juga film horor lainnya

Cerita 1- Kesepian / Kesendirian (sutradara Youngyooth Thongkonthun)

Bercerita tentang seorang wanita bernama Pin yang tinggal sendirian di apartmentnya. Kecelakaan yang baru saja menimpanya membuat kakinya harus di gips sehingga ia mengalami kesulitan berjalan. Kegiatan yang dapat ia lakukan sekarang hanyalah bermain internet atau sekedar bersms ria.
Hingga pada suatu ketika, ia menerima sebuah pesan singkat dari no yang tak ia kenal. Awalnya ia tak mau meladeni sms orang asing tersebut, namun lama kelamaan Pin merespon hal tersebut.
Dalam beberapa waktu yang cukup lama, Pin mulai merasa hari- harinya lebih bahagia di karenakan sekarang ia tidak merasa kesepian lagi karena ada seorang pria asing disana yang selalu mengirimkannya pesan singkat.
Konflik bermula ketika Pin dan pria tersebut ingin saling bertukar foto. Pin mengirimkan fotonya lebih dulu. Namun, ketika Pin meminta foto pria itu, pria itu justru mengirim balik foto yang barusan dikirimkan Pin. Pin merasa di permainkan, namun pria itu hanya berkata “”lihat baik2, aku tidak mempermainkanmu”. Dan akhirnya setelah Pin melihat foto itu baik- baik terlihatlah bayangan seorang pria yang tengah berfoto tepat disamping Pin.

Cerita 2 – Jimat Kematian (sutradara : Paween Purikitpanya)

Singkat cerita, cerita ini berkisah tentang geng anak sekolahan. Ceritanya seorang cewe bernama Pink tergabung dalam sebuah geng yang bisa dikatakan cukup brutal. Hingga pada suatu hari seorang siswa lainnya yang bernama Ngid melaporkan hal tersebut, tentu saja Pink beserta gengnya menghajar Ngid.
Beberapa hari kemudian Ngid kembali kehadapan mereka sembari membawa sebuah buku berisi kutukan. kutukan itu berbunyi siapa saja yang melihat isi di buku itu maka ia akan mati. lalu, terjadilah hal- hal yang di takutkan geng tersebut. Perlahan- lahan anggota geng tersebut mulai mati, hingga tinggal menyisakan Pink seorang. Berbagai macam cara Pink lakukan demi tidak melihat buku tersebut, sekalipun harus mencongkel kedua bola matanya.

Cerita 3 – Orang yang ditengah (sutradara : Banjong Pisanthanakun)

Keempat sahabat bernama Aey, Puak, Shin dan Ter adalah sekumpulan orang yang memiliki hobi rafting. Saat di tenda, keempat sahabat itu saling bercanda dan bertukar kisah mistis satu sama lain. Namun, di tengah kebercandaan itu, Aey berkata jika ia mati ia akan mengajak orang yang tidur di tengah untuk menemaninya.
Keesokan harinya, keempat sahabat tersebut berarum jeram ria di sebuah aliran sungai yang cukup deras. Singkat cerita Aey terhempas ke dalam sungai, ia pun menghilang.
Puak, Shin dan Ter pun merasa sedih dan kehilangan Aey. Hingga ketika malam telah tiba, mereka bertiga teringat akan perkataan Aey yang mengatakan jika ia mati, ia akan mengajak orang yang di tengah untuk menemaninya. Hal tersebut membuat perselisihan di antara ketiga sahabat itu, tak ada yang mau tidur di posisi tengah. Hingga merekapun akhirnya memutuskan untuk tidur dengan posisi membentuk bangun segitiga.

Beberapa saat kemudian, terdengar suara tenda di buka, ketiga sahabat tersebut merasa ketakutan. ternyata Aey telah kembali entah bagaimana kejadiannya. Yang pasti prilaku Aey tidak seperti prilakunya yang biasa. Wajahnya pun pucat pasi, ia juga bersikap kaku dan dingin. Hal tersebut membuat ketiga sahabatnya ketakutan. Hingga pada suatu ketika, Ter menemukan mayat Aey yang tengah mengambang di sungai. Ia pun berlari ketakutan.
Ternyata, Aey sebenarnya sudah mati, namun temannya menganggap jika Aey belum sadar jika ia sudah mati. Merekapun bertekad untuk menunjukan letak mayat Aey agar ia sadar jika ia sudah mati. Namun alangkah terkejutnya mereka bertiga ketika merekapun menemukan mayat mereka sendiri yang tengah mengapung di atas sungai.

cerita 4 – Pesawat 224 (sutradara : Parkpoom Wongpoon)

Pim merupakan seorang pramugari di sebuah perusahaan penerbangan. Suatu ketika, di hari liburnya ia di haruskan melakukan penerbangan dengan seorang putri kerajaan bernama Putri Sophia. Putri Sophia banyak berlaku semena-mena pada Pim. Ia pun mulai bercerita jika di negaranya, hukuman bagi yang berselingkuh di kerajaannya yaitu wanita tersebut akan di siksa, dan sebelum meninggal ia harus bersujud pada istri dari lelaki selingkuhannya tersebut.
beberapa saat kemudian Pim mulai menyadari maksud dari perkataan Putri Sophia barusan. Ternyata, lelaki yang selama ini berhubungan dengan Pim ialah suami dari Putri Sophia. Dan Putri Sophia ingin menyelidiki hal itu lebih lanjut sehingga ia di haruskan melakukan penerbangan di hari liburnya ini demi melayani Putri Sophia.

Mungkin Anda Menyukai