Ninik Thowok

Ninik Thowok

 

Film Nini Thowok bercerita tentang Nadine (Natasha Wilona) yang baru saja mendapatkan sebuah warisan berupa berupa guest house atau losmen di daerah Solo yang bernama Mekar Jiwo.
Warisan tersebut ia terima dari sang nenek Eyang Marni (Jajang C.Noer).

Bersama adiknya yang benama Naya (Nicole Rossi), Nadine akhirnya memutuskan untuk pindah ke solo.
Karena sang nenek pernah berpesan kepadanya supaya losmen yang merupakan hasil warisan tidak boleh di tutup maupun di jual ke orang lain.

Disisi lain orangtua dari Nadine telah meninggal beberapa tahun lalu akibat sebuah insiden kecelakaan mobil.
Losmen yang sudah lama sepi dan tidak pernah di honi oleh itu bernasip (mati enggan, hidup tak mau).

Ada satu hal yang aneh di dalam losmen tersebut yaitu memiliki satu kamar kosong yang tidak boleh dibuka oleh siapaun.
Bahkan yang mengejutkannya yaitu tidak ada yang tahu tentang keberadaan dimana kunci pintunya disimpan.

 

Ninik Thowok

 

Sinopsis :

Beberapa hari menempati losmen Mekar Jiwo, Nadine mengalami berbagai kejadian aneh. Dia sangat optimis bahwa kejadian aneh yang menimpa dirinya pasti ada hubungannya dengan kamar terlarang.
Makin penasaran, Nadine nekad membuka kamar terlarang meskipun sudah dilarang oleh Pak Rahmat (Slamet Ambari) dan Mbok Girah (Ingrid Widjanarko). Kedua sosok tersebut merupakan para pegawai yang selalu dipercaya oleh Eyang Marni.

Di dalam kamar yang stelah lama tidak dibuka tersbut, ditemukan sebuah lukisan perempuan keturunan Cina dan boneka nini thowok.
Menurut literatur Jawa, nini thowok adalah jelangkung perempuan.
Belakangan diketahui bahwa pemilik pertama losmen Mekar Jiwo adalah Nyonya Oey (Gesata Stella).
Nyonya Oey merupakan sosok perempuan yang ada di dalam lukisan.

Situasi dalam rumah tersebut semakin menyeramkan ketika iya menempati salah satu kamar yang sudah lama tidak ditiduri oleh orang.
Saat ia berusaha tidur di kamar tersebut ada sebuah gangguan dari makhluk astral atau boneka Nini Thowok.

Menurut legenda, Nini Thowok merupakan boneka yang terbuat dari siwur dan berpakaian seperti layaknya perempuan atau seperti Jailangkung yang digunakan sebagai media untuk berhubungan makhluk roh halus.
Akhirnya setelah menelusuri Nadine tahu bahwa guest house tersebut merupakan peninggalan keluarga keturunan Cina bermarga Oei.

 

Mungkin Anda Menyukai