The Crucifixion (2017)

The Crucifixion (2017) – merupakan film horor dari Hollywood dan juga memang diadaptasi dari sebuah kisah nyata. Film The Crucifixion ini disutradarai oleh Xavier Gens, dan untuk naskah film ini ditulis oleh Chad Hayes dan Carey Hayes.

Untuk kalian yang ngaku penggemar film horor, jangan sampe kelewatan untuk menonton film ini. Karena film ini dijamin bakalan bikin adrenalin kalian terpacu.

The Crucifixion ini dibintangi oleh Sophie Cookson, Corneliu Ulici, Brittany Ashwort. Alur cerita dari film ini berpusat pada seorang wanita yang menjadi jurnalis dan seorang pastor. Jurnalis wanita ini mencoba menyelidiki tentang kasus pembunuhan seorang biarawati.

Jurnalis ini mencurigai bahwa pastor tersebut yang membunuh sang biarawati, namun sang pastor mencoba membuktikan bahwa dirinya bukan pembunuh si biarawati tersebut. Pastor tersebut mengatakan bahwa para biarawati tersebut mati karena ritual eksorsisme.

Jurnalis yang bernama Nicole Rawlins (Sophie Cookson) tersebut masih meragukan semua yang dikatakan oleh pastor, hingga banyak kejadian aneh yang dialami bersama dengan pastor tersebut selama penyelidikan berlangsung.

Hal-hal yang tidak dapat dijelaskan secara logika, membuat Nicole perlahan-lahan mulai mempercayai sanga pastor yang sedang berusaha untuk melawan iblis jahat. Ketegangan demi ketegangan juga mulai terjadi selama film tersebut.

Detail Film The Crucifixion (2017)

Jenis Film : Horor, Mistery, Thriller
Durasi : 92 menit
Negara Asal : Amerika
Sutradara : Xavier Gens
Penulis Naskah : Chad Hayes, Carey Hayes
Produser : Leon Clarance, Peter Safran
Produksi : Motion Pictures Capital
Distributor : –
Pemain : Sophie Cookson, Corneliu Ulici, Brittany Ashwort, Matthew Zajac, Diana Vladu
Rilis : TBA Juli 2017

Setelah pemutaran film ini di beberapa negara, dan juga tayang pada midnight di Indonesia. Beberapa orang pengamat film mengatakan bahwa sinematografi dari film The Crucifixion ini cukup bagus dan ditambah lagi suasana pemandangan Rumania yang dihadirkan dalam konsep film ini sungguh indah.

Xavier sanga sutradara film ini mengatakan bahwa dirinya memang sengaja menampilkan sebuah jenis film horor yang puitis dengan beberapa momen yang dapat membuat mata para penontonya lebih bergairah. Dia ingin tampil beda dengan film-film horor yang mainstream dengan meneror para penonton dengan visualisasi dan suara yang menyeramkan.

Mungkin Anda Menyukai