mereka-yang-tak-terlihat

Mereka Yang Tak Terlihat (2017)

Mereka Yang Tak Terlihat (2017) – merupakan film drama horor asli produksi Indonesia pada tahun 2017.

Pada fim ini menceritakan seorang wanita yang bernama Lidya yang merupakan seorang single parent dari dua orang anaknya Saras dan Laras. Saras dan Laras terpaut usia 5 thn, sejak kecil Saras memang cukup berbeda diantara anak-anak lain yang seumurannya. Saras merupakan anak Indigo yang dapat melihat makhluk-makhluk yang tidak dapat dilihat oleh orang pada umumnya. Namun Lidya tidak begitu menanggapi hal ini sehingga dia menjadi memiliki jarak dengan Saras.

Pada usia Saras yang ke 17, dia sudah 2x mengalami kerasukan dan hal ini membuat Lidya menjadi sangat khawatir. Kemudian Lidya meminta bantuan dari kakaknya Rima yang merupakan seorang psikolog untuk menangani masalah Saras. Namun Rima bersikeras bahwa hal seperti ini seharusnya diselesaikan oleh Lidya sendiri karena dia adalah ibunya.

Hingga pada suatu ketika, Saras didatangi oleh seorang arwah gentayangan yang bernama Dinda, Ia merupakan siswi SMA yang meninggal karena menjadi bahan bullyan ditempat dia bersekolah. Dinda bercerita pada Saras kalau dirinya dibully oleh siswi lainnya yang bernama Citra disekolahnya dulu.

Hampir semua orang disekolah meyakini bahwa Dinda mati karena bunuh diri. Namun arwah dari Dinda menjelaskan semuanya kepada Saras dan meminta bantuan kepada Saras untuk bertemu dengan ibunya Dinda yaitu Dayu. Dinda berharap dengan Saras menemui Dayu, ibunya dapat mengikhlaskan kepergiannya serta dapat memaafkan Citra yang hingga saat ini selalu Dayu anggap sebagai penyebab kematian Dinda

Hubungan antara Saras dan Lidya semakin hari semakin tidak membaik. Akhirnya pada suatu hari keduanya mengutarakan pendapat serta kekecewaan yang mereka alami masing-masing dan saat itu malah mereka berdua saling menyalahkan. Lidya mengungkapkan bahwa Saras selalu tidak mau mendengarkan perkataan dari dirinya, sedangkan Saras berkata kalau Lidya tidak pernah mau mempercayai kekuatan yang dimiliki oleh Saras.

Hingga pada suatu hari terjadi sebuah peristiwa besar yang terjadi didalam kehidupan keluarga kecil Lidya, sampai akhirnya kata maaf yang menyatukan keluarga tersebut. Penasaran dengan kisahnya?

Detail Film Mereka Yang Tak Terlihat

Genre / Jenis Film: Drama, Horror
Sutradara Film: Billy Christian
Rumah Produksi Film: Skylar Pictures
Distributor Film: –
Penulis Naskah skenario / Novel Film: Billy Christian, Estelle Linden
Produser Film: Aswin Mc Siregar, Devi Monica
Tanggal Rilis / Tayang Film: 12 Oktober 2017 (Indonesia)
Durasi Film: – menit
Negara asal Film: Indonesia
Bahasa Film: Indonesia

Pemeran dalam Film Mereka Yang Tak Terlihat

Sophia Latjuba berperan sebagai Lidya
Maria Oentoe berperan sebagai –
Bianca Astrid berperan sebagai Laras
Rowiena Umboh berperan sebagai Tante Rima
Dayu Wijanto berperan sebagai Dayu
Estelle Linden berperan sebagai Saras
Frisly Balqis berperan sebagai Dinda
Aliyah Faizah berperan sebagai Citra

Pengabdi Setan

Pengabdi Setan (2017)

Pengabdi Setan – merupakan film horor Indonesia yang dirilis pada 28 September 2017, yang disutradarai dan ditulis oleh Joko Anwar.

Film ini adalah pembuatan ulang dari film berjudul sama pada tahun 1980 silam.

Per 7 November 2017, film Pengabdi Setan versi 2017 telah ditonton oleh 4.100.468 penonton di bioskop, menjadikannya film Indonesia terlaris 2017 sejauh ini. Film ini rencananya juga akan ditayangkan di beberapa negara lain seperti Malaysia, Singapura, dan Amerika Serikat

Sinopsis Pengabdi Setan

Rini tinggal di pinggiran kota Jakarta di sebuah rumah tua milik neneknya, Rahma Saidah, bersama ibunya, Mawarni Suwono , bapaknya, dan ketiga adik laki-lakinya, Tony , Bondi, dan Ian. Kisah dibuka dengan masalah finansial keluarga mereka yang kehabisan uang untuk biaya pengobatan sakit sang ibu. Penyakit yang begitu parah membuat Mawarni tak mampu menggerakkan tubuhnya dan hanya berbaring di tempat tidur. Untuk memanggil dan meminta bantuan, Mawarni harus membunyikan lonceng.

Berbagai upaya dilakukan keluarga Rini untuk mendapatkan uang tambahan, termasuk berhenti kuliah dan meminta royalti milik Mawarni yang sempat berkarier di dunia tarik suara (terkenal dengan lagunya, ‘Kelam Malam’), sebelum akhirnya jatuh sakit selama tiga setengah tahun tanpa diketahui penyebabnya. Namun, karirnya sudah lama redup sehingga sudah tidak menghasilkan royalti lagi. Tony pun rela menjual sepeda motor dan barang pribadi lainnya demi menolong keluarganya. Upaya keluarga untuk membuat sang ibu sembuh dari penyakitnya gagal setelah Rini menemukan sang ibu terjatuh di lantai kamarnya dan menghembuskan nafas terakhir.

Di pemakaman Mawarni, keluarga Rini pun dikenalkan dengan seorang Ustaddan putranya, Hendra, yang mencoba turut membantu mereka di masa berkabung. Dengan kematian Mawarni, bapaknya pun pergi ke kota untuk menggadai rumah mereka. Kematian Mawarni ternyata jadi awal dari teror di rumah keluarga Rini–mereka didatangi oleh sosok yang menyerupai sang mendiang ibu.

Baca Juga: Sinopsis Patient Of A Saint

Nenek pun ditemukan meninggal dunia oleh Bondi, tenggelam di sumur. Di kamar nenek, Rini menemukan sepucuk surat yang ditujukan ke Budiman Syailendra, dan Rini pun pergi mengantarkan surat itu ke rusun tempat tinggal Budiman bersama Hendra. Budiman memberi tahu Rini bahwa ia adalah kawan neneknya dulu dan ia menceritakan bahwa dulu neneknya tidak menyetujui pernikahan orangtua Rini karena Mawarni adalah seorang seniman dan tidak bisa mempunyai anak. Karena itu, Mawarni pun dikatakan telah mengikuti sebuah sekte pemuja setan demi mendapatkan keturunan.

Sementara itu, Bondi, yang terkejut sehabis menemukan mayat neneknya di dalam sumur, mulai berlaku seakan akan kerasukan dan hendak menyakiti adiknya, Ian, setelah Ian dihantui oleh arwah neneknya (yang ia lihat menghampiri Bondi dan mencoba menangkapnya dengan berpura pura bermain petak umpet). Tony, yang membaca majalah Maya pemberian Budiman yang memiliki artikel mengenai pengabdi setan, membicarakan mengenai hubungan ibu mereka dengan sekte pengabdi setan dan kemungkinan adik mereka, Ian, akan diambil oleh sekte tersebut setelah berumur 7 tahun, namun Rini tidak menggubrisnya. Setelah mengalami beberapa kejadian menyeramkan, mereka pun memanggil sang Ustad untuk memeriksa rumah mereka, dan mereka pun dinasihati untuk lebih banyak beribadah. Malam itu, saat Rini salat, ia diteror oleh hantu Mawarni, yang mengakibatkan Rini dan adik-adiknya berlari ke rumah sang Ustad, yang merencanakan sebuah pengajian di rumah mereka esok hari.

Hendra pun pergi ke rusun Budiman setelah Budiman meneleponnya dan memberikannya artikel yang ia tulis sebagai koreksi artikel sebelumnya. Di perjalanan pulang, seseorang membuat Hendra oleng dari motornya hingga ia terlindas truk. Jenazah Hendra pun dibawa pulang oleh warga sekitar dan Rini pun menemukan artikel yang ia bawa. Malam itu, Rini melihat penampakan Hendra di luar rumah sang Ustad dan ia pun nyaris ditarik keluar selagi sang Ustad memperhatikan dengan rasa takut dan menyerah karena anaknya telah meninggal akibat ikut campur dengan urusan keluarga Rini. Bapak mereka pun datang dan membawa mereka pulang, dan kemudian menangis saat diberi tahu bahwa ibunya telah meninggal akibat tenggelam di sumur.

Saat Rini hendak mengkonfrontasi bapaknya mengenai pembicaraan orangtuanya di malam Mawarni meninggal, Ian, yang sedang buang air kecil dekat sumur, ditarik oleh arwah nenek ke dalam sumur. Bapaknya pun menyelamatkan Ian selagi rumah mengalami poltergeist yang diakibatkan neneknya dan rumah dikepung oleh para pengabdi setan yang menebar biji saga di pekarangan rumah. Rini, Tony, dan bapaknya pun terkunci di lorong tangga selagi sang bapak memohon ampun ke ibunya dan istrinya. Setelah Bondi menyelamatkan Ian dan menggagalkan usaha nenek (yang juga membuatnya tidak kerasukan lagi), para pengabdi setan pun pergi dan rumah pun tenang kembali.

Keesokan paginya, keluarga Rini sudah siap untuk pindah ke rusun dan menunggu mobil untuk menjemput mereka.

Namun tidak ada yang menjemput mereka sampai petang dan sang Ustad pun datang untuk meminta maaf bahwa ia tidak bisa membantu mereka dan menemani mereka untuk menunggu mobil, sekalian menunggu ulang tahun Ian yang ke-7 di tengah malam.

Saat tengah malam sampai, Rini pun terbangun dan mengingat artikel Budiman yang dibawa Hendra dan menceritakannya ke Tony. Selagi mereka berbincang, Bapak digentayangi oleh Mawarni dan Bondi menemukan Ian berbicara bahasa asing sambil melihat ke jendela (padahal sebelumnya ia bisu).

Rini, Tony, Bondi, dan bapak mereka pun bersembunyi di kamar nenek dan akhirnya mereka tahu bahwa mayat mayat hidup dari pemakaman
telah bangkit, dan keluarga Rini pun menemukan sang Ustad sudah wafat
telah ditusuk dan Ian berjalan ke kerumunan mayat hidup bersama
Mawarni.

Para mayat hidup mengepung rumah dan masuk melalui pintu dapur,
yang kemudian ditahan oleh arwah neneknya, yang ternyata selama ini
telah mencoba untuk menjaga mereka dengan mencoba membunuh Ian. Budiman pun sampai dan membawa keluarga Rini pergi. Setahun kemudian, keluarga Rini telah menetap di rusun dan mereka dihampiri seorang ibu tetangga yang memberikan mereka rantang makanan. Sang
tetangga pun kembali ke rumahnya dan berbincang ke Batara (Fachry Albar), dan terungkaplah bahwa ia adalah Darminah (antagonis utama di
film orisinil)

Detail Film Pengabdi Setan:

Sutradara: Joko Anwar
Produser: Gope T Samtani
Penulis naska: Joko Anwar
Genre: Horor
Tanggal Rilis: 28 September 2017
Studio: Rapi Film

Pemeran Pengabdi Setan:

Tara Basro (Pemain Rini)
Dimas Aditya (Pemain hendra)
Bront Palarae (Pemeran Bapak)
Endy Arfian (Pemeran Tony)
Ayu Laksmi (Pemeran Ibu)
Elly D.Luthan (Pemeran Nenek)
Nasar Annuz (Pemeran Bondi)
Arswendi Nasution (Pemeran Ustadz)
Egy Fedly (Pemeran Budiman)
M. Adhiyat (Pemeran Ian)
Fachry Albar (Pemeran Batara)
Asmara Abigail (Pemeran Darminah)